| UPS: Fungsi dan fitur AVR
8 Desember 2004
UPS
UPS adalah kependekan dari Uninterruptible
Power System.
Fungsi UPS adalah memberikan catu daya cadangan bilamana dibutuhkan oleh
sistem komputer.
Kejadian yang terutama adalah hilangnya catu daya secara tiba-tiba dari
jala-jala / sumber listrik (mati listrik).
Komputer adalah sistem yang sangat tergantung pada keberadaan (dan kualitas)
listrik.
Hilangnya pasokan listrik secara tiba-tiba (mati listrik) dapat mengganggu
keberadaan data yang sedang diolah.
Gangguan yang banyak terjadi adalah rusaknya file-file sistem, kerusakan
pada file yang sedang disalin dan hilangnya data yang sedang dikerjakan yang
belum sempat disalin (di-save).
UPS mengatasi keadaan kritis (hilangnya pasokan listrik) dengan memberikan
catu daya sementara yang jangka waktunya cukup bagi pengguna komputer untuk
melakukan penyalinan (save) dan mematikan (shut down) sesuai prosedur.
Catu daya yang digunakan pada komputer (PC) bervariasi dari 250 Watt sampai
650 Watt. Kisaran daya ini dapat ditangani dengan baik dengan UPS yang
memiliki besaran Volt Ampere 1200 (1200VA).
Jangka waktu pasokan listrik yang diberikan biasanya berkisar antara 3 s.d.
10 menit tergantung pada besar beban (catu daya komputer, monitor, dll).
AVR
AVR adalah kependekan dari Automatic Voltage Regulator.
Seperti disebut sebelumnya, komputer adalah perangkat yang sangat tergantung
pada keberadaan dan kualitas listrik.
Kualitas listrik yang buruk dapat membuat komputer terganggu kinerjanya
terutama kestabilannya.
Kualitas listrik yang buruk termasuk tegangan rendah, tegangan berubah-ubah
(tidak stabil, kadang tinggi kadang rendah) dan pembumian (ground) yang
buruk.
Perangkat AVR bukanlah solusi mutlak bagi permasalahan kelistrikan.
AVR dapat membantu menstabilkan tegangan sampai kondisi yang dibutuhkan
komputer.
AVR sebagai perangkat juga mempunyai toleransi maksimum terhadap kualitas
listrik yang dikondisikan.
Jika kualitas listrik sangat buruk (tegangan sangat rendah, tegangan
berubah-ubah secara tajam) AVR tidak dapat berbuat banyak karena keadaan ini
sudah diluar toleransinya.
Banyak UPS sekarang mempunyai perangkat AVR terintegrasi dan dengan harga
yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan membeli perangkat UPS dan
AVR secara terpisah.
|